Thursday, February 4, 2021

Cara berternak Arwana

 Halo sahabat, kita akan membahas tentang bagaimana cara beternak arwana apa harus pakai lahan yang luas? atau bisa juga pakai lahan yang minimalis. Kita ngobrol langsung sama Suk Eng Pang. Beliau ini memang sudah ternak arwana dari jaman dulu. Sudah banyak pengalamannya dan terbukti menghasilkan dan melestarikan ikan arwana super red. Bahkan beliau juga sudah mendapatkan penghargaan di tahun 1994. 

Suk Eng Pang : Ini kan bibit baru yang sekitar 7 tahun / 8 tahun. Kalau bibit baru, telur tidak terlalu besar dan bibit ini sudah waktunya panen, tapi kalau ikan sudah diatas 10 - 15 tahun, telur besar dan bibitnya pun besar. Telur kecil yang punya embrio juga kecil, begitu telah besar tetap ikannya tidak bisa sebesar ikan tua.

Lucky Hakim : Berarti nanti memengaruhi keukuran nanti dia besar.

Suk Eng Pang : Kan yang saya bilang dia ikan, masa pertumbuhannya dia kawin sekali dia mati besar. Kenapa? Sebelum dia kawin, makannya seperti kesurupan. Nah, ikan proses membesarnya di waktu kawin.

Lucky Hakim : Saya bawa semua aja deh. Tidak sia - sia belajar disni dapat banyak bonus.

Suk Eng Pang : Saya sih fair jadi orang ya, siapa yang mau belajar saya akan kasih karena ini primadona Indonesia, ikan langka yang harus sama - sama kita jaga dan kita pelajari. Tapi tidak bisa orang mau belajar minta wa saya karena saya ada kesibukan. Karena ini primadona Indonesia, buat saya bukan satu kerugianmengajarkan ke warga bahwa iniprimadona Indonesia. DI Kalimantan hampir punah, kalau bisa di luar habitat Kalimantan, di Pulau Jawa yang bagus bisa diternakkan akan bisa terjaga.\

Lucky Hakim : Suk, saya mau nanya, orang mau ternak arwana apakah terlepas perijinannya? contoh secara teknis berhektar - hektar luasnya, apa mungkin orang punya halaman buat kolam ukuran 3 x 3 m?

Suk Eng Pang : Mungkin, itu bisa dengan kedalaman air 1 1/2 meter dan tergantung banyaknya ikan.

Lucky Hakim : Bawahnya bagusnya apa ya, suk? 

Suk Eng Pang : Begini, saya sudah mencoba menggunakan tanah, tanah lambat laut hancur busuknya menjadi rumput. Itu yang membuat telur menjadi busuk. Ada bagusnya bawah di cor dan dikasih pasir hitam, kalau bisa dicuci, 

Luky Hakim : Jadi tidak harus kalau ternak arwana harus mempunyai sekian hektar. Nanti lama - lama hanya orang yang kaya raya saja yang bisa.


Untuk melihat videonya secara detail, klik https://youtu.be/mKjJiATlOCs


Terima kasih telah membaca blog ini, semoga blog ini bermanfaat.

No comments:

Post a Comment